TV Digital adalah Keniscayaan, Kabag Humas Kota Denpasar Turut Lakukan Sosialisasi

Sabtu, 11 Juni 2022 11:56 WIB

Share
TV Digital adalah Keniscayaan, Kabag Humas Kota Denpasar Turut Lakukan Sosialisasi
Kabag Humas Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. (FOTO:Ist)

DENPASAR,bali.poskota.co.id -

Teknologi digital sudah merambah kemana-mana. Hampir semua aktifitas kehidupan saat ini berbasis digital. Ini adalah perkembangan global yang tak terhindarkan. Seluruh dunia terjamah teknologi digital. Indonesia pun alami hal serupa. Maka melek teknologi menjadi sebuah keniscayaan.

‘Begini ya. Kita awali dulu dari trend yang menyeluruh. Artinya saat ini tidak satu pun negara di dunia ini yang tidak melek teknologi. Indonesia pun begitu. Barulah kita melihat dalam skup yang lebih kecil yaitu di Denpasar. Digitalisasi teknologi ini kan ibarat ombak, yang menyapu tanpa ada yang terlewatkan. Maka mau gak mau ya kita harus mengikuti arus teknologi ini,’ ujar Kabag Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Ditemui di ruang kerjanya Selasa 7Juni 2022, Dewa Rai, begitu ia akrab disapa, mengatakan salah satu perubahan cara hidup masyarakat sebagai dampak teknologi digitalisasi adalah platform hiburan khususnya Televisi.

‘Teknologi televisi ini kan sudah mengalami beberapa kali perubahan. Jaman dahulu sekali, Televisi itu boxnya besar tapi layarnya kecil dan tidak ada TV warna. Sudah seperi itu, langka pula. TV itu jaman dahulu barang mewah, hanya orang-orang tertentu yang memilliki. Chanel siaran pun hanya satu yaitu TVRI,’ ujarnya.

Namun jelasnya, sekitar tahun 1980-an, mulai muncul Televisi berwarna dengan box kemasan yang semakin simple. Beberapa tahun setelah itu muncul teknologi parabola. ‘Nah sekarang berubah lagi menjadi TV digital. TV Digital unggul dalam kualitas gambar. Jauh lebih bagus tanpa gerimis, dan chanel siarannya sudah semakin banyak. Ini manfaat positif dari perubahan teknologi,’ ujarnya.

Ia pun mengapresiasi upaya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo RI), yang sudah memperkenalkan teknologi TV digital ke masyarakat. Namun dikatakannya, hingga saat ini, masih belum banyak masyarakat yang paham apa itu TV digital.

‘Saya berterimakasih kepada para wartawan yang sering sosialisasikan apa itu TV digital kepada masyarakat, sehingga masyarakat paham dan bisa menggunakan TV digital dengan benar,’ pungkasnya. 

Lantas apa itu TV digital dan apa saja manfaatnya? Dalam beberapa kesempatan, Kementerian Kominfo RI melalui situs-situs resmi Kemenkomifo, rutin mengedukasi masyarakat tentang migrasi TV analog ke TV digital.

Staf Khusus Menteri Kominfo Rosarita Niken Widiastuti, misalnya, belum lama ini menjelaskan, saat ini salah satu tugas Kemenkominfo adalah mengedukasi masyarakat tentang TV digital, tepatnya migrasi dari TV analog ke TV digital.

Halaman
1 2 3
Reporter: Admin Bali
Editor: Admin Bali
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar