Kemenparekraf Kolaborasi dengan PT KAO Kembangkan Desa Wisata di Indonesia

Sabtu, 25 Juni 2022 13:28 WIB

Share
Kemenparekraf Kolaborasi dengan PT KAO Kembangkan Desa Wisata di Indonesia
Dari Kiri; Menparekraf RI, Sandiaga Uno, Deputi Pengembangan Destinasi dan infrastruktur Kemenparekraf RI, Vinsensius Jemadu dan praktisi pariwisata, Kadek Karang. (FOTO/Ist)

NUSA DUA,Bali.poskota.co.id -

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Kemenparekraf/Baparekraf) berkolaborasi dengan PT KAO Indonesia untuk mengembangkan desa wisata dan homestay yang ada di Tanah Air.

Menparekraf Sandiaga saat jumpa pers di The Westin Nusa Dua, Bali, Selasa (21/6/2022) menjelaskan Kemenparekraf berkolaborasi bersama PT KAO Indonesia berkolaborasi kemitraan pentahelix sebagai upaya untuk mewujudkan Desa Wisata yang bersih, sehat, aman, dan lestari.

“Dalam rangka mendukung dan meningkatkan standar kebersihan dan kenyamanan homestay di Desa Wisata, PT Kao Indonesia menyediakan paket berisi produk Kao Indonesia yang akan sebagai fasilitas penunjang (amenities) untuk homestay yang berada di desa wisata,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Menparekraf Sandiaga juga menjelaskan, pihaknya bersama PT KAO Indonesia sudah meninjau secara langsung kelokasi desa wisata Undisan di Bali sekaligus menyerahkan paket produk Kao Indonesia kepada Kepala Desa yang dapat digunakan sebagai homestay amenities.

“Kami berkomitmen bersama-sama untuk melaksanakan program edukasi promosi kesehatan dan kelestarian lingkungan di desa wisata dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman pemilik homestay dan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungannya,” katanya.

Program desa wisata menjadi daya ungkit bagi ekonomi desa dan sebagai wahana promosi untuk menunjukkan potensi desa-desa wisata di Indonesia kepada wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara, serta mendorong daerah untuk dapat menciptakan desa wisata baru selanjutnya di wilayahnya yang dapat membangkitkan ekonomi desa.

“Kebangkitan ekonomi dari desa-desa untuk membangun Indonesia. Selain itu dapat menjaring database desa wisata baru dari pendaftaran di website jejaring desa wisata (Jadesta) yang merupakan website resmi yang dikembangkan oleh Kemenparekraf,” kata Menparekraf Sandiaga.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula, Chairperson AVPN Veronica Colondam. Turut hadir mendampingi Menparekraf seluruh jajaran deputi di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf. (*/Bil)

Reporter: Admin Bali
Editor: Admin Bali
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar