Parah, Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan, 2 Tahun Mandek di Polres Mabar

Sabtu, 19 November 2022 13:25 WIB

Share
Rumah dengan cat warna putih adalah lokasi tanah yang dilaporkan ke Polres Mabar atas dugaan penyerobotan. (Foto: Rio)
Rumah dengan cat warna putih adalah lokasi tanah yang dilaporkan ke Polres Mabar atas dugaan penyerobotan. (Foto: Rio)

LABUAN BAJO, bali.poskota.co.id –

Mandek di Polres Mabar. Kasus dugaan penyerobotan lahan yang diduga dilakukan oleh Don Endo terhadap tanah milik Ir. Hugeng Syatriadi yang berlokasi di bagian Barat Bandara Udara Komodo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat hingga saat ini belum ada kejelasan penanganan oleh Polres Mabar. Hal ini disampaikan oleh Hugeng pada Sabtu, 12 November 2022 di Labuan Bajo.

Ia menjelaskan bahwa kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Mabar pada 05 April 2022 lalu dengan nomor laporan polisi LP/52/IV/2020/NTT/Res Mabar, namun hingga kini belum ada kejelasan oleh Polres Mabat soal penyelesaian kasus ini. Ia pun berharap Polres Mabar segera menindak lanjuti laporan tersebut.

Hugeng menjelaskan bahwa dirinya membeli tanah tersebut dari Marsel Mansen pada tahun 80 an. Selain itu, saat dirinya membeli tanah tersebut, sudah ada sertifikat atas nama pemilik. Anehnya. Begitu dirinya melakukan pengerjaan tiba tiba Don Endo mengklain bahwa tanah tersebut adalah miliknya.

Klaim Don Endo atas tanah tersebut, lanjutnya, hanya berdasarkan surat dari Almarhum Haji Djudje yang kebenaran dan keaslian suratnya masih diragukan. Selain itu, dari peta pembagian tidak ada nama Don Endo diatas lokasi tersebut. "Dipeta itu tidak ada namanya dia. Karena memang dia tidak punya tanah di situ," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa semua para pemilik tanah dilokasi tersebut tidak mengakui jika Don Endo memiliki tanah di lokasi tersebut. "Karena memang dia tidak ada tanah di situ. Tapi kok tiba tiba klaim. Dia dapat dari mana? Pembagian dari siapa?," ujarnya. (*/Rio)

Reporter: Admin Bali
Editor: Admin Bali
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar